Kamis, 13 November 2014

Base Transceiver System (Part1)

Base Transceiver Station (BTS) adalah bagian dari network element GSM yang berhubungan langsung dengan Mobile Station (MS). BTS berhubungan dengan MS melalui air-interface dan berhubungan dengan BSC dengan menggunakan A-bis interface. BTS berfungsi sebagai pengirim dan penerima (transciver) sinyal komunikasi dari/ke MS serta menghubungkan MS dengan  network element lain dalam jaringan GSM (BSC, MSC, SMS, IN, dsb) dengan menggunakan radio interface. Secara hirarki,

Belajar Telekomunikasi

KOMPONEN GSM
 Komponen GSM  
Gambar  Sistem GSM
Arsitektur GSM Terdiri dari: –  MS (Mobile System) –  BSS (Base Station System) –  NSS (Network Switching System) – OSS(Operation and Support System)  MS ( Mobile Station ) Merupakan perangkat komunikasi wireless yang menggunakan prinsip transmisi pada interface radio dan SIM ( Subscriber Identity Modul ) yang berhubungan dengan pelanggan (subscriber). MS terdiri dari: # ME (Mobile Equipment). ME terdiri dari

Pengetahuan Tentang Telekomunikasi

Pengetahuan Tentang Telekomunikasi

08MAR

(Jarlokat) Jaringan Lokal Akses Tembaga

2.1 Jaringan Lokal Akses Tembaga
Jaringan lokal akses tembaga ( JARLOKAT ) merupakan jaringan akses dari sentral ke pelanggan dengan menggunakan tembaga sebagai media aksesnya. Konfigurasi dasar jarlokat ditunjukkan seperti pada Gambar 2.1, dimulai dari RPU ( Rangka Pembagi Utama ) sampai dengan KTB ( Kotak Terminal Batas ) pada pesawat pelanggan.

Dasar Sistem Transmisi

Dasar Sistem Transmisi


2.1 Dasar Sistem Transmisi
Sistem transmisi merupakan usaha untuk mengirimkan suatu bentuk
informasi dari suatu tempat yang merupakan sumber ke tempat lain yang menjadi
tujuan. Pada gambar 2.1 terlihat dalam perjalanan dari suatu sumber ke tujuan,
sinyal akan mengalami berbagai perlakuan dari media transmisi yang dilalui.
Perancangan sistem transmisi ditujukan untuk

Sistem Komunikasi Satelit Orbit Rendah

Sistem Komunikasi Satelit Orbit Rendah


1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi selular akhir-akhir ini telah cukup merebak, termasuk di Indonesia. Kini sudah sangat terbiasa kita melihat seorang manajer membawa sebuah handheld berjalan hilir mudik dikantornya atau sedang mengendarai mobilnya. Bagi mereka banyak juga yang merasa cukup dengan pager atau sebagian lain merasa lebih tepat bila membawa keduanya. Tetapi seorang pekerjan supermarket di Hongkong nampaknya lebih menyukai CT-2 handheld, karena mungkin lebih murah biaya langganannya, walaupun untuk itu ia harus mengorbankan tidak dapat dipanggil dari luar. Akhir-akhir ini PT RATELINDO telah memperkenalkan pelayanan fixed service dengan teknologi selular. jadi, bagi mereka yang telah mengajukan pasang baru kepada TELKOM namun karena sesuatu hal ia belum bisa dilayani, maka

Teknologi VSAT untuk Berbagai Aplikasi di Masa Depan

Teknologi VSAT untuk Berbagai Aplikasi di Masa Depan


1. Pendahuluan
Dewasa ini, pelayanan telekomunikasi memainkan peran yang sangat penting dalam modernisasi kehidupan manusia dan menjadi sangat diperlukan dalam tiap aspek kehidupan seperti bisnis, perdagangan, rumah tangga, industri, dan sebagainya. Secara tradisional, pengembangan-pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi selama ini menggunakan teknologi terrestrial, tetapi disadari bahwa penyebaran teknologi semacam itu memerlukan biaya investasi yang sangat tinggi dan waktu pengembangan yang lama. Teknologi terrestrial seperti wirelines secara umum telah menunjukkan kinerja yang sangat bagus dalam mengakomodasikan pelayanan umum. Sejak tahun 1990, teknologi satelit dipandang sebagai salah satu teknologi yang sesuai untuk menyediakan solusi yang memadai di beberapa negara. 
Pada masa yang lalu, aplikasi-aplikasi satelit kebanyakan digunakan untuk

SISTEM KOMUNIKASI SATELIT

SISTEM KOMUNIKASI SATELIT


“Satelit” sering kita mendengar tentang kata-kata satelit,tapi apakah kita mengerti
apakah sebenarnya satelit itu. Saya juga nggak ngerti.Pada Gambar dibawah ini akan dijelaskan tentang arsitektur komunikasi satelit.

Gambar 1. Arsitektur komunikasi satelit
Pada gambar diatas arsitektur komunikasi satelit terdiri dari dua segmen yaitu :
Segmen angkasa dan segmen bumi. Segmen angkasa terdiri dari